Wednesday, July 25, 2007

Papua Kembali Unggul

Setelah pada cabang olahraga (Cabor) bola basket putra Tim Papua berhasil mengalahkan NTT (Nusa Tenggara Timur ) dengan score 92:24, kembali Tim Putri dari daerah tersebut berhasil mengalahkan Jawa Barat (Jabar) dengan skor akhir 69:54. Pertandingan yang diawali pukul 12.30 Wit selasa (24/7) itu, sempat menghebohkan arena pertandingan.

Pada menit-menit pertama pertandingan, Tim Jabar sempat mengawali skor 4:0, kemudian lewat kekompakkan dan dan kerja keras Tim Papua, akhirnya mereka berhasil menyamakan kedudukan bahkan mengunggulinya.
Babak pertama pertandingan dimenangkan Tim Papua dengan skor 14:10, sehingga pada babak kedua terpaksa pelatih asal Jabar harus sering teriak dari luar lapangan guna memberikan arahan kepada pemainnya.
Cara yang dilakukan pelatih pada babak ke dua ini tampaknya berhasil, karena tim Jabar ini kemudian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 25:25 setelah sebelumnya tertinggal 5 angka dari tim Papua.
Di babak ketiga, kedua tim saling mengejar ketinggalan, saat waktu tinggal tersisa 4 menit 30 detik, skor tertinggi masih dipegang oleh Papua, sementara Jabar tertinggal 5 angka.
Di babak ke empat atau babak terakhir, pelatih Jabar berusaha menyusun berbagai strategi, sempat beberapa kali tim Jabar berusaha mengejar ketinggalan. Namun karena tim Papua lebih menguasai pertandingan, maka kemenangan tetap diboyong oleh Papua. (Wl@n)

Read More..

Cabor Basket Putri Kaltim Unggul Atas Sulut

Lagi-lagi Sulut harus menelan pil pahit di Cabor Bola Basket. Setelah Tim Putra dikalahkan Sumbar 70:41, kini Tim Putri Sulut kembali harus menerima kekalahan atas Tim Kaltim yang berhasil mengungguli dengan skor 48:38. Permainan yang berlangsung pada pukul 17.00 senin ( 23/7 ) kemarin itu cukup menegangkan sehingga membuat pemain dan supporter masing-masing kontingen berdebar jantungnya, karena kekuatan dan gaya permainan mereka hampir imbang.

Di awal pertandingan, Tim Putri Kaltim berhasil meninggalkan 3 angka dari Tim Sulut. Teriakan histeris dari para penonton yang semakin memeriahkan sekaligus memanaskan suasana pertandingan itu, membuat para pemain semakin agresif dan bersemangat. Setelah tertinggal poin, Tim Sulut mencoba bangkit sehingga tim ini berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 38 dan skor menjadi 13:13. Kedua Tim bermain begitu perffece, sehingga persaingan semakin bertambah menegangkan. Di menit ke 40, Tim Kaltim dengan nomor punggung 14 berhasil memasukkan bola dan memperoleh poin dua, sehingga membuat tim sulut tertinggal 2 angka. Tim Sulut pun mencoba untuk mengejar ketertinggalan tersebut, tetapi kerjasama ‘cantik’ yang ditunjukan oleh Tim Kaltim membuat Tim Sulut sangat sulit untuk mengejar. Di menit-menit terakhir pertandingan, Pelatih dari Kaltim merubah tempo permainan dengan melakukan pertukaran pemain, hal itu membuat Tim dari Sulut menjadi lebih tegang dan harus berhati-hati. Siasat Pelatih Tim Kaltim pun membuahkan hasil dengan secore 48:38. skor ini bertahan hingga pertandingan usai, sehingga Tim Sulut jauh tertinggal 10 angka dari Tim Kaltim.(WUl@n)

Read More..

Tuesday, July 10, 2007

INDONESIA PUKUL BAHRAIN 2-1



Suporter bersorak setelah Timnas Indonesia menang atas Bahrain.

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim Nasional Indonesia sukses menundukkan Bahrain 2-1 dalam laga pertama di Grup D Piala Asia 2007 di Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (10/7). Kemenangan ini disambuat meriah suporter tim Merah Putih yang memadati Gelora Bung Karno. Dua gol Indonesia dicetak Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.

Puluhan ribu suporter Timnas Indonesia larut dalam kegembiraan setelah peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan wasit. Mereka saling berpelukan satu sama lain. Sejumlah pendukung bahkan memeluk polisi yang menjaga pertandingan. Mereka pun bernyanyi-nyanyi. Praktis situasi di Gelora Bung Karno yang sempat tegang karena banyak calon penonton yang tak kebagian tiket, lebih terkendali. Para pendukung lebih banyak senyum karena Timnas menang.

Sejak awal pendukung kesebelasan Indonesia yakin kalau tim Merah Putih dapat mengalahkan Bahrain. Meski kedudukan sempat imbang 1-1, para suporter terus meneriakkan yel-yel penyemangat di sepanjang pertandingan. Kemenangan 2-1 di pertandingan pertama Piala Asia ini juga menjadi penghibur puluhan ribu pendukung lain yang menunggu di luar stadion dan tidak bisa masuk karena kehabisan tiket.

Meski tercatat sukses mengumpulkan penonton, para supporter yang kehabisan tiket mengeluhkan panitia yang masih belum bisa menertibkan calo-calo yang berkeliaran. Para calo ini memborong tiket yang dijual dengan harga Rp 15 ribu hingga Rp 35 ribu untuk kemudian dijual lagi dengan harga dua kali lipat.

Pertarungan Indonesia melawan Bahrain berlangsung cukup ketat. Babak pertama dibuka dengan serangan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan ke lini pertahanan lawan. Pada menit keenam, striker Budi Sudarsono membuka peluang pertama. Tapi, tendangannya masih bisa ditangkap kiper Bahrain, Ali Al Thani.

Pada menit ke-13, Budi berhasil mencetak gol untuk Indonesia. Lolos dari jebakan offside, Budi yang mendapat umpan dari Bambang Pamungkas berhasil melewati Ali dan menceploskan bola ke gawang Bahrain. Seketika Gelora Bung Karno bergemuruh. Penonton sontak mengangkat dan mengibarkan bendera Merah Putih.

Situasi sedikit senyap saat Bahrain berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-27. Adalah Sayed Al Wadei yang berhasil mencetak gol memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia. bola yang coba dihalau bek M. Ridwan terkena kiper Jendri Pitoy, lalu direbut Sayed yang langsung menendang keras. Kedudukan 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pada menit-menit awal babak kedua, tensi permainan sedikit menurun. Namun, tempo permainan kembali meningkat setelah pada menit ke-55, Indonesia kembali membuka peluang lewat Bambang Pamungkas yang menyongsong umpan jauh Firman Utina. Sayang, tendangan keras Bambang dari luar kotak penalti masih terlalu tinggi di atas mistar Bahrain.

Indonesia akhirnya unggul pada menit ke-64. Firman Utina melepaskan tendangan keras dari jarak jauh, namun masih membentur mistar gawang Bahrain yang dikawal Abdul Rahman Ahmed, pengganti Ali Al Thani. Beruntung, bola liar didapatkan Bambang Pamungkas yang mampu memaksimalkannya menjadi gol. Kembali seluruh penonton di Gelora Bung Karno bergemuruh. Indonesia menang 2-1 atas Bahrain. Kedudukan ini bertahan hingga pertandingan usai.(DEN)

Read More..

"Animasi"